Launching dan TOT PGRI Power Kabupaten Malang 2026
Pada acara launching PGRI Power Kabupaten Malang 2026, para guru dan pengurus PGRI berkumpul dengan penuh semangat mengikuti jalannya acara. Kegiatan ini ditujukan bagi Pengurus PGRI Kabupaten dan Cabang, Kepala Sekolah PGRI, serta guru-guru PGRI di seluruh Kabupaten Malang. Total peserta sebanyak 400 orang, dengan rincian sebagai berikut:
- Pengurus PGRI Kabupaten Malang: 21 orang
- Ketua Cabang se-Kabupaten Malang: 33 orang
- Utusan Cabang: 99 orang (setiap cabang mengirimkan 3 orang yang terampil di bidang IT)
- Utusan Sekolah PGRI se-Kabupaten Malang: 221 orang
- Utusan Sekolah Swasta se-Kabupaten Malang: 17 orang
- Pengurus SLCC: 9 orang
Peluncuran ini menandai sebuah titik awal untuk membangun guru masa depan yang profesional, adaptif, dan inovatif di tengah perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan coding.
Apa Itu PGRI Power?
PGRI Power bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan kolaborasi yang mempersiapkan guru agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Singkatnya, PGRI Power mengusung nilai:
- Professionalism (Profesionalisme)
- Opportunity (Peluang)
- Wisdom (Kebijaksanaan)
- Excellent (Keunggulan)
- Resilience (Ketangguhan)
Melalui PGRI Power, guru-guru diberikan pelatihan untuk menguasai coding dan AI, membuat mereka tidak lagi menjadi konsumen teknologi, tetapi produsen inovasi digital. Program ini dirancang dengan target 10.000 guru terlatih di Kabupaten Malang, dan 5.000 trainer yang siap mengajar di cabang-cabang PGRI Kabupaten Malang
Pelatihan berlangsung dengan dukungan platform pembelajaran nasional bernama Eerunex, sebuah Learning Management System (LMS) khusus guru yang pertama di dunia.
Guru tidak boleh menjadi penonton kemajuan teknologi. Guru diharapkan menjadi pelaku utama transformasi, aktif mempelajari AI dan coding demi menciptakan pembelajaran yang kreatif dan bermakna.
Ada tiga komponen penting dalam transformasi yang harus disadari:
- Perubahan Bentuk – Misal, dari sistem pembelajaran tradisional ke pembelajaran digital.
- Proses Berubah – Metode dan cara pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi.
- Perubahan Budaya (Culture) – Sikap, pola pikir, dan etika kerja yang adaptif dan inovatif.
Penetrasi teknologi seperti AI dalam pendidikan adalah peluang dan kebutuhan zaman, dan guru yang mampu mengendalikan teknologi ini akan menjadi agen perubahan yang efektif.
Bupati Malang, H. Muhammad Sanusi, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras guru dan PGRI dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia juga menyoroti tantangan penting, seperti kasus bullying dan pelecehan seksual, yang harus diantisipasi secara serius agar pendidikan tetap menjadi lingkungan yang aman dan kondusif.
Ia meyakini bahwa guru adalah agen perubahan dan sumber kehidupan bangsa. Transformasi guru bukan hanya soal teknologi, tetapi juga penguatan karakter, inovasi, dan kolaborasi untuk mencetak generasi yang unggul dan berakhlak mulia.
Pelatihan dan TOT PGRI Power
Training of Trainer (TOT) yang dipandu oleh Bapak James Frans dari Pengurus Besar PGRI menanamkan pemahaman mendalam tentang:
- Definisi dan esensi Transformasi Pendidikan
- Pengintegrasian AI dan coding secara praktis ke dalam pembelajaran
- Peningkatan kompetensi guru menggunakan LMS dan platform digital
- Membuat konten pembelajaran yang inovatif dan hasil karya nyata agar dapat dibagikan dan memberi manfaat luas
Metodologi Pelatihan Pelatihan menggunakan metodologi SPARK yang terdiri dari lima tahap:
- S (Stimulate): Membangkitkan visi dan orientasi masa depan
- P (Practice): Penguasaan teknis coding dasar dan alat AI
- A (Adapt): Menyesuaikan proyek dengan kondisi sekolah dan karakter murid
- R (Realize): Implementasi nyata melalui pembuatan produk dan simulasi
- K (Kindle): Membangun ekosistem melalui diseminasi dan mentoring sejawat
TOT menegaskan pentingnya guru untuk tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga mengimplementasikan dan mengembangkan inovasi di ruang kelas serta melakukan pengimbasan ilmu kepada rekan guru di cabang masing-masing.
LMS Eerunex: Ekosistem Digital Khusus Guru
Eerunex menjadi platform LMS yang murni dibuat untuk guru, berbeda dengan platform umum seperti Google Classroom karena:
- Personalized Learning System: Setiap guru mempunyai akun pribadi untuk mengelola pembelajaran, proyek, dan evaluasi siswa
- Dukungan fitur untuk upload materi, video, kuis, dan proyek berbasis teknologi
- Marketplace edukasi, tempat guru dapat menjual karya pembelajaran digital dan mendapatkan penghasilan
- Komunitas guru untuk saling bertukar pengetahuan dan kolaborasi
- Sistem yang transparan dan terintegrasi memudahkan monitoring dan evaluasi pelatihan
Platform ini juga menjadi basis bagi guru untuk mendapatkan sertifikat kompetensi, penghargaan, dan peluang pengembangan dalam skala nasional bahkan internasional.
Kolaborasi dengan Intel dan Google
PGRI Power bekerja sama dengan Intel School for Innovation (SFI) dan Google untuk memberikan pelatihan dengan standar internasional kepada para guru. Keunggulan kerjasama ini antara lain:
- Pelatihan gratis dengan sertifikat dari perusahaan teknologi global
- Pembelajaran kelompok (korwed) yang praktis dan terstruktur
- Dukungan penuh untuk pembentukan lab AI dan coding di sekolah
- Penguatan kompetensi guru agar siap menghadapi tantangan dunia kerja abad 21
Kegiatan pelatihan berbasis kerja sama ini membuka peluang guru di Kabupaten Malang untuk bersaing dan sejajar dengan guru dari belahan dunia lain. Acara ini juga menjadi refleksi bagi para guru dan pengelola pendidikan untuk mendorong transformasi kurikulum dan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan berbasis proyek (project-based learning) serta membangun kelas dan sekolah masa depan (smart classroom/smart school) dengan dukungan teknologi terkini namun tetap humanis.
Para peserta TOT berkomitmen menjadi mentor yang akan menyebarkan ilmu AI dan coding ke cabang PGRI masing-masing. Beberapa rencana mereka antara lain:
- Menerapkan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Art, Math) di sekolah
- Mengembangkan proyek kecil berbasis teknologi untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan analisis siswa
- Membuat konten pembelajaran digital yang dapat digunakan dan dibagikan di platform Eerunex
- Menggalakkan komunitas belajar dan berbagi di tingkat cabang menggunakan LMS dan media sosial untuk memudahkan pengimbasan ilmu
Peluncuran PGRI Power Kabupaten Malang adalah upaya untuk menghadapi era baru pendidikan berbasis teknologi. Dengan dukungan pemerintah, PGRI pusat dan provinsi, serta kolaborasi dengan Intel dan Google, guru-guru Kabupaten Malang siap menjadi pelopor transformasi digital pendidikan.
Melalui pelatihan yang sistematis, platform LMS canggih, dan semangat kolaborasi, para guru tidak hanya akan menyesuaikan diri di dunia digital, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam melahirkan generasi unggul masa depan.

0Komentar